Roti Nogat







Itu ada petunjuk cara bikin roti nogat. Terbaca, kan?!







Apa itu roti nogat yang tengah nge-hits akhir-akhir ini?

Menurut penelusuran tim Admin GETOKATANYA dari banyak sumber, roti nogat ini dulu bernama roti tiam. Pelopornya itu keluarga seorang keturunan Tionghoa yang tinggal di kawasan BSD. Itulah kenapa cabang pertamanya berada di Pasar Modern BSD Blok R15, Tangerang Selatan. Roti ini sendiri merupakan roti gandum yang disajikan dengan berbagai macam topping.  Bentuk rotinya mirip seperti roti kampung berbentuk bantal. Hanya saja warnanya kecokelatan dengan bintik-bintik gandum yang terlihat di bagian luarnya. Yah, yang tampak pada foto di atas, itulah roti tiam atau roti nogat. Deskripsinya (yang dicomot dari dua surat kabar online) lumayan tepat. 

Pilihan rasa dari roti nogat lumayan variatif. Ada yang rasa original (seperti tampak pada foto, yang disebutnya nogat), rasa milo, meisjes cokelat,  srikaya, dan telur kornet. Roti nogat sendiri merupakan campuran dari cincangan kacang, gula, nogat, moka, dan bubuk milo. Rotinya yang merupakan roti bantal gandum itu dipanggang sebentar, kemudian dibelah menjadi dua dan diolesi dengan krim moka. Setelah itu, roti ditaburi dengan nogat dan milo, ditutup, dan dipotong jadi enam. Hasilnya? Rotinya jadi sangat DEP SEDEP. Teksturnya empuk, lembut, dan agak berserat.  Benar-benar empuk dan DEP SEDEP banget! 

Roti nogat ini cocok sekali dimakan saat sarapan pagi. Buat yang tinggal di sekitar Pasar Modern BSD dan Pasar Delapan - Alam Sutera, sempatkan saja main-main ke lapak mereka. Lapak-lapaknya di mana saja? Buka sendiri saja situs mereka: Roti Nogat.






2 comments:

  1. Enak enak enak... jadi laper...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya emang enak tiga kali ini roti. πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

      Delete

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan! Komentar-komentar yang bermuatan negatif akan dihapus.