Makan Roti Tawar Sen yang Masih Fresh From the Oven








Kayak roti tawar biasa memang. Yang membedakan--sehingga harus di-share, pengalamannya itu. 😀






Dalam sepanjang hidup aku, baru kali aku makan roti tawar. Eits, jangan bilang aku kampungan dulu. Soal roti tawar, aku kayaknya sudah lumayan sering makan roti tawar. Mau itu pakai selai kek, pakai mentega (plus meises) kek, roti bakar kek, hingga roti tawar dengan  bentuk dan rasa yang serba unik-unik, itu semua sudah pernah mampir ke kerongkongan aku. Mulai dari roti tawar polos, roti tawar kismis, roti tawar daun pandan (yang serba hijau), roti tawar coklat (yang agak gelap), sampai roti tawar gandum. 

Maksudnya itu, aku baru pertama kali makan roti tawar yang masih hangat begitu. Iya, masih fresh from the oven. Roti tawar yang baru keluar dari panggangannya--yang baru dipajang di etalase tokonya, aku baru kali ini bisa mencicipinya. 

Oh bukan. Aku  nggak punya teman atau saudara yang bisa bikin roti tawar. Almarhumah Mami pernah memang bikin kue basah sendiri (favorit aku itu donat), namun belum sampai bikin roti tawar. Aku juga tidak dalam rangka mengunjungi satu lokasi tempat pembuatan roti. Yang aku maksud itu, yah lewat aplikasi delivery order






Padahal di aplikasi, harganya Rp 12.000. 








Lewat aplikasi GrabFood, aku menemukan toko roti begitu. Namanya Roti Sen. Aku biasanya paling sering menemukan toko roti yang agak sedikit bernama begitu. Itu macam BreadTalk atau Holland Bakery. Baru kali ini aku menemukan toko roti yang agak kecil di aplikasi-aplikasi macam GrabFood. Ya sudahlah, aku coba pesan roti buatan mereka secara delivery order. Untuk roti coklatnya, yah lumayan DEP SEDEP. Coklatnya menggunakan coklat handmade, sehingga cairan coklatnya agak-agak cair dan dari rasanya bisa tertebak. 

Nah untuk roti tawarnya memang tak jauh berbeda. Justru yang istimewa itu pengalaman pertamanya. Ini pengalaman pertama aku makan roti tawar yang masih fresh from the oven. Masih hangat, masih terasa panasnya. DEP SEDEP-nya jadi tiga kali lebih dari yang biasanya. Entah itu makannya langsung, entah itu harus pakai mentega dan meises dulu, entah pula makannya harus dibakar dulu, kenikmatannya sungguh sulit didustakan siapapun. Ini sangat berbeda sekali makan roti tawar yang biasanya aku beli dari bakery atau tukang roti yang sering berkeliaran di komplek rumah. 

Udik yah? Bodoh amatlah aku. Kapan lagi coba makan roti tawar yang masih fresh from the oven. Haha. 






Cuma copy-save in dari Google Map, kok. 







Kalau tertarik, ini ada segelintir informasi soal ROTI SEN. Buat yang tinggal di Tangerang, coba search 'Roti Sen' di GrabFood. Ada, kok. Roti Sen tak jauh dari Danau/Situ Cipondoh. 





Roti keju,di aplikasi GrabFood, cuma Rp 1000. Wow!







No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan! Komentar-komentar yang bermuatan negatif akan dihapus.