Bakso Bakar Bumbu Kacang













Untuk sajian kuliner kali ini, rasa-rasanya kok lebih enak kalau makan di tempatnya langsung, yaitu di Komplek Pengayoman, Tangerang? Bakso bakar bumbu kacangnya itu pas diantar sama tukang delivery order, memang DEP SEDEP. Namun sepertinya ke-DEP SEDEP-annya memang jauh lebih terasa kalau makan di tempat. Memang tidak selamanya makan dalam kemasan kotak itu selalu DEP SEDEP. Terkadang ada beberapa menu yang lebih enak jika makan di tempatnya langsung... menggunakan piring dan sendok serta garpu (mungkin juga pakai sumpit, walau aku tak bisa pakai sumpit, 😐)












Daging baksonya lumayan, kok. Lumayan empuk. Terasa garing juga. Pas makannya itu, serasa lagi makan bakwan juga. Tahu, bakwan, kan? Ini bukan gorengan bakwan yah? Tapi bakwan yang suka ditawarkan oleh tukang-tukang bakso tertentu. Nah, rasanya itu persis kayak lagi makan bakwan. Rasanya juga kayak batagor (baca: bakso tahu goreng). 

Bumbu kacangnya juga lumayan gurih. Kuahnya juga. Iya, bakso bakar ini pakai kuah layaknya bakso kuah yang dihidangkan di dalam mangkok. Tambah DEP SEDEP-nya lagi, mantap, pakai sambal hijau. Pedas banget sih, tapi makin DEP SEDEP! Belum lagi ada campuran lontongnya. Yah walaupun belum terlalu mengenyangkan perut (ah, mungkin karena diantarnya pas aku lagi lapar berat!😅). 










Harga seporsinya, untuk yang versi delivery order, Rp 24.000. Itu sudah termasuk tiga tusuk bakso bakar (satu tusuk isinya tiga bakso), lontong, kuah, bumbu kacang, dan sambal hijau. Kalau untuk makan di tempat, aku kurang tahu yah. Tapi mungkin bisa lebih mahal. Soalnya terlihat dari kemasannya yang sangat elegan, menurutku. Itu menunjukan tempat makannya pasti lumayan cozy dan mentereng, bukan sekadar warung atau rumah makan biasa layaknya kedai bakso di jalan-jalan. 

Tertarik? Bisa pesan lewat Go-Food atau GrabFood. Atau, bisa datangi tempatnya langsung di Komplek Pengayoman, Jalan Pengadilan Raya Blok D6 nomor 6, Tangerang. Di bawah ini, bisa kalian lihat sendiri beberapa akun social media dan situs resminya.






Ini makanan khas Lampung kah?






No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan! Komentar-komentar yang bermuatan negatif akan dihapus.