Crêpes, Pancake, Pannenkoek













Foto di atas, cemilan tengah malamku (atau sahur dini?!). Dibelikan satu crêpes sama kakak. Sambil makan, aku agak terpana melihat slogannya D'Crêpes. Itu: Dreal Crepes, Dreal joy (crêpes yang sebenarnya, sukacita yang sesungguhnya). Baru sadar juga, semua gara-gara satu slogan, crêpes itu sebetulnya sejenis pancake (Indonesia-nya panekuk) juga. Baru saja buka Google Translate, crêpes dalam bahasa Perancis itu artinya pancake. Well, tak heran bentuk crêpes mirip dengan pancake. Karena memang crêpes itu sejenis pancake, suatu penganan yang terlahir, dibesarkan, dan dipopulerkan oleh benua Eropa. Kue pancake sendiri dibawa ke Indonesia oleh bangsa Belanda. Kata 'panekuk',--penyebutan pancake dalam bahasa Indonesia--berasal dari bahasa Belanda, pannenkoek.

Ada yang bilang juga, waffle (dari Belgia) itu sejenis pancake juga. Sama-sama kue loyangnya bangsa Eropa. Kalau diperhatikan, benar juga. Antara bentuk pancake, waffle, dan crêpes itu begitu mirip, walau secara rasa, ketiganya memiliki keunikannya masing-masing.

Haha. Hanya gara-gara slogan, jadi tahu ya?! Sungguh suatu pengetahuan terselubung juga. Memang agar mau belajar dan cepat memahami, pintu keingintahuan yang ada di dalam diri  tiap manusia itu harus digelitik dan diketuk dahulu. Caranya? Salah satunya dengan penggunaan kata-kata dalam sebuah slogan. Begitu penasaran, mereka akan cari tahu sendiri, yang bahkan tanpa diminta. 






2 comments:

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan! Komentar-komentar yang bermuatan negatif akan dihapus.