Arti Bunga - (6)






Bagian pertama: Lily dan Daisy
Bagian kedua: Krisan
Bagian ketiga: Violet
Bagian keempat: Tulip
Bagian kelima: Anggrek










Di banyak drama dan film Jepang, tiap ada adegan murid SMA merayakan kelulusannya, selalu ada pohon sakura dengan bunga-bunganya yang bermekaran. Tahukah kalian, kenapa seperti itu? Itu tak sekadar asal bikin. Tapi ada makna filosofis di balik pembuatannya. 

Jadi begini. Bunga sakura adalah salah satu bunga yang mekarnya tidak seperti bunga mawar. Bunga ini hanya mekar di musim semi. Itu antara bulan Februari sampai April (Maaf kalau salah! 😁). Sekalinya mekar juga tak bertahan lama. Itulah kenapa mekarnya bunga sakura selalu ditunggu oleh kebanyakan masyarakat Jepang. Yah, itu sama seperti seorang murid kelas 1 SMA yang menunggu saat-saat dirinya lulus. Bagaikan menanti pelangi di kala hujan deras juga.

Kebetulan juga, bunga sakura, untuk beberapa orang, sering disamakan juga dengan simbol pelangi tersebut (yang secara religius, pelangi artinya janji Allah [telah tergenapi]). Warna merah mudanya melambangkan kelembutan, kemurnian, dan keindahan sejati. Bukankah sangat indah saat diri kita dinyatakan lulus SMA? 

Ada beberapa makna bunga sakura--yang perayaan piknik di bawah pohon sakura (baca: hanabi) yang dimulai sejak era 700 SM--yang kita kenal. Itu seperti:

1. Simbol dari betapa pendek dan indahnya hidup ini. 
2. Lambang dari kemenawanan masa muda. Makanya tak heran pohon sakura selalu ada di setiap adegan kelulusan. 
3. Menandakan kedatangan anggota keluarga baru. 
4. Simbol dari datangnya musim semi. Karena memang mekarnya hanya saat musim semi.






No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan! Komentar-komentar yang bermuatan negatif akan dihapus.