Arti Bunga - (4)







Bagian pertama: Lily dan Daisy
Bagian kedua: Krisan
Bagian ketiga: Violet












Bunga tulip memang merupakan bunga yang menjadi ciri khas di negeri Belanda. Bunga kebangsaan pula. Sebab banyak tumbuh subur di Belanda. Terlebih di daerah pesisir, yang mana banyak kita temukan kincir angin yang juga simbol negara tersebut.


Namun sebenarnya bunga ini berasal dari Asia Tengah. Bunga ini tumbuh liar di kawasan pegunungan Pamir dan pegunungan Hindu Kush dan stepa di Kazakhstan. Kemudian, Kerajaan Ottoman Turki terpikat pada keindahan dan kesempurnaan bunga tulip dan mulai membudidayakan bunga tulip sejak tahun 1000. Pengaruh Kerajaan Ottoman di Eropa Timur perlahan-lahan membuat kabar mengenai bunga tulip tersebar hingga ke barat, khususnya Belanda. Penyebarannya terjadi lewat jalan perang. Para tentara Belanda yang terkesan dengan bunga tersebut, lalu memperkenalkannya ke Ratu Belanda saat itu. Sejak saat itulah, bunga tulip dijadikan bunga nasional Kerajaan Belanda. Tak heran, Belanda setiap tahunnya mengirimkan bunga tulip untuk ditanam di kota Ottawa sebagai tanda ucapan terima kasih kepada Kanada yang membebaskan Belanda dari Nazi Jerman dan sewaktu zaman pendudukan bermurah hati menyediakan tempat bermukim Ratu Juliana yang pada waktu itu masih puteri mahkota. 

Bunga tulip merupakan bunga yang unik. Sebab, tak seperti bunga-bunga lainnya, bunga ini tak memiliki serbuk bunga yang bisa mengundang serangga-serangga seperti kupu-kupu. Hanya semutlah yang  mau mendatangi bunga tulip. Konon, bunga tulip sering diasosiasikan sebagai tanda cinta sejati; sebuah cinta yang diproteksi, yang mana unsur campur tangan Tuhan begitu tinggi sekali. Tuhan-lah yang mempersatukan dua insan. Seorang perempuan yang mana hanya mengundang satu laki-laki; juga sebaliknya, laki-lakinya hanya mengundang perempuan yang sama. 






No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan! Komentar-komentar yang bermuatan negatif akan dihapus.