D'Cost Grand Metropolitan Bekasi












Selasa (23/5), aku dan kedua temanku, Dias dan Mas Toni, tengah makan siang. Yah, hitung-hitung untuk merayakan hari jadiku yang jatuh pada hari jumat di kemudian harinya. 

Bicara soal D'Cost, sudah umum bahwa restoran itu dikenal sebagai restoran dengan harga kaki lima dan mutu bintang lima. Memang benar sih. Rata-rata harga sajian kuliner di sana memang murah-murah. Belum lagi, yang kebanyakan dari D'Cost yang ada di seluruh Indonesia, rata-rata memiliki tampilan yang cukup nyaman. Beberapa malah ada yang memiliki tempat makan bersofa. Para pelayannya juga sangat ramah. 











Cara memesan hidangan di D'Cost ini hampir mirip dengan rumah makan-rumah makan padang. Kita pesan hidangannya dulu dengan mengambil gambar hidangan yang mau kita santap, lalu kita berikan ke pelayannya.

Aku dan kedua temanku di sana memesan cumi goreng tepung, buncis goreng crispy, dan tahu jepang telur asin. Wah, kali ini semuanya serba DEP SEDEP dan krenyes-krenyes di mulut; yang juga serba asin. Porsinya benar-benar pas untuk tiga orang dan sangat mengenyangkan. Aku saja baru beberapa sendok, sudah kekenyangan. Meskipun sebelumnya, sebelum masuk ke D'Cost, aku dan lainnya mampir ke J-Co dulu (maklum kami datang sekitar jam 10-an, D'Cost baru buka jam 11 siang), yang memesan Jco-cino dan tiramisu (gratis donat tiga buah). 






Inilah Mas Toni , yang punya usaha es Campina Didi! 😊





D'Cost yang kami datangi berada di lantai tiga Grand Metropolitan. Berada tak jauh dari Takigawa; dua lantai di atas J-Co dan Excelso.





Ini Dias!






Kelebihan D'Cost yang aku suka (makanya sering makan di sana kalau lagi hang-out bareng teman), mereka menggratiskan teh, sambal, kecap, hingga nasi. Wah, sudah tiap hidangannya murah-murah, nasinya tak bayar pula. Makanya itu jadi tempat favorit kalau lagi hang-out ke mal. 











No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan! Komentar-komentar yang bermuatan negatif akan dihapus.