Salah Satu Teknik Brainwash






"Brain wash is one way to attract someone or some group to join their mission or group, It's usually for  of their less of number and feel powerless and the actor is a briliant and clever in their academic or their organization, but not equal with their attitude."





Ada sebuah band beraliran punk. Namanya Gekirin. Band ini biasanya manggung dari kafe ke kafe. Mereka punya impian agar band-nya masuk dapur rekaman, punya album (atau minimal single), lalu dikenal luas. Oleh karena itulah, mereka tak kunjung menyerah demi impiannya. 

Sampai akhirnya, karena seorang manager, mereka sukses bikin album pertama yang judul serta liriknya dikopi dari sebuah novel. Salah satu lagunya dikutak-katik sedemikian rupa demi tujuan tak jelas. Pokoknya mereka diiming-imingi uang dan ketenaran. 

Pada kenyataannya, album Gekirin berjudul "Fish Story" itu hanya dikenal di beberapa kalangan saja, khususnya di kalangan para penggemar dunia tak kasatmata. Bagi orang-orang itu, lagu itu seperti mengandung pesan (baca: subliminal message). Seperti mau mengabarkan bahwa dunia akan kiamat sebentar lagi. 

Memang bumi terancam akan ditabrak meteor. Dan, lagu itu--untuk sebagian orang--sudah memberikan sinyal akan hal itu. Namun benarkah karena lagu itu? Apa bukan karena kebetulan? Atau jangan-jangan segala proses pembuatan album pertama Gekirin itu sudah dirancang sedemikian rupa demi satu misi khusus? Bisa jadi manager itu salah satu dalang yang piawai melakukan teknik cuci otak (baca: brainwash). Lalu, para personel Gekirin tercuci otaknya, sehingga melakukan apa yang diperintahkan. Mulai dari mengkopi judul novel orang lain hingga membiarkan ada bagian hening di salah satu lagunya (jadi banyak yang mengira bagian hening itu ada kekuatan mistik atau magisnya). 

Siapa yang tahu juga. Biasanya juga para pelakunya melakukannya dengan cara yang sangat halus, nyaris tak terdeteksi, hingga menggunakan bujuk-rayu, yang disertai iming-iming materi. Juga, lebih sering dilakukan dalam obrolan ngalor ngidul tak karuan seperti antara para personel Gekirin dan manager-nya. Terlihat juga itu seperti sebuah keisengan yang spekulatif (maksudnya usul memplagiat judul dan isi novel orang).  

Seperti inilah salah satu teknik brainwash yang saya tangkap dari film Jepang keluaran 2009 berjudul "Fish Story". Walau sering tekniknya itu nyaris tak terlihat di permukaan. Mungkin saja melebihi cara yang ada di film. Ada beragam cara teknik brainwash tersebut. 

Omong-omong, fish story sendiri artinya sesuatu yang dilebih-lebihkan. Itu bahasa kiasan, tentu saja. Jangan pernah berpikiran cerita tentang seekor ikan juga. 





No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan! Komentar-komentar yang bermuatan negatif akan dihapus.