Kejamnya Kebenaran!





Sumber: drama Jepang "IQ246" episode pertama.
"Kebenaran itu terkadang kejam." kata Sharaku Homonji pada Shoko Wato, detektif pengawal pribadinya,--serta pelayan pribadinya (baca: butler).

Dan, itu memang betul. Kebenaran memang kejam... dan menyakitkan. Itulah sebabnya kenapa kebenaran (sejati) selalu coba ditutupi dengan beragam pembenaran lewat kebenaran-kebenaran palsu lainnya. Kebenaran (sejati) itu seperti sebilah pedang yang memiliki ujung sangat runcing dan menusuk serta mengoyak ulu hati. Kalau kalian merasakan 'JLEB', mungkin di saat itulah kalian baru saja mendapatkan kebenaran (sejati).


No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan! Komentar-komentar yang bermuatan negatif akan dihapus.