Aku Tersesat, Aku Butuh "Tenshi no Koi" !




Adalah seorang gadis bernama Rio Ozawa. Gadis ini tipikal bitchy. Tidak pernah peduli dengan orang lain, karena luka batin yang ia derita di masa lampau. Dulu, di usia 14, ia pernah diperkosa dan hamil. Orangtuanya memaksanya untuk mengaborsi. Itulah kenapa, dia jadi tak peka. Saking tak pekanya, ia menyuruh temannya untuk mem-bully seseorang siswi di sekolahnya. Lalu berlagak jadi pahlawan, padahal ingin menyeret siswi itu ke dalam lingkaran kehidupannya yang buruk.

Hingga akhirnya, Rio bertemu seseorang. Seorang guru dan ternyata guru di sekolahnya. Namanya Kouki Ozawa. Nah Rio tertarik padanya. Awalnya tertarik buat diperas, mengingat ia menjalani profesi sebagai pelacur. Si Kouki ini juga awalnya memandang biasa saja pada Rio. Sampai akhirnya, Rio yang tak pernah putus asa mengejar-ngejar Kouki itu jadi suka betulan dengan guru Sejarah itu. Betapa sukanya dengan Kouki, ia belajar mati-matian demi mendapatkan nilai bagus di pelajaran Sejarah. Dan itu tercapai. Sesuai janjinya, Kouki mengajaknya kencan. Secara perlahan, Kouki juga menaruh hati padanya.

Sayangnya, ke depannya, Kouki menjauh darinya. Rio jadi uring-uringan, Di kala uring-uringan itulah, ia juga mengalami peristiwa hebat yang kelak akan memperbaiki hubungan dan nama baiknya di mata teman-temannya. Awalnya, citranya jatuh - khususnya di depan Tomoko, gadis yang diperalatnya itu. Namun kemudian, citranya membaik. Tomoko dan lainnya lalu membantunya untuk menemui Kouki kembali.

Ini Nozomi Sasaki, seorang model.
Dan.... kelak dirinya bakal tahu alasan Kouki sempat menjauhinya. Guru Sejarah itu mengidap tumor otak. Sel-sel tumor sudah tiga tahun tak bisa dilepaskan dari tubuhnya. Umurnya tinggal menunggu waktu. Karena itulah, Kouki serasa jadi mayat hidup. Selalu saja suram dan menenggelamkan dirinya dengan riset-riset ilmu pengetahuan. Itu semua dilakukan, karena dirinya tahu hidupnya tinggal sebentar lagi; jadi buat apa menikmati hidup? Setidaknya begitulah pikirannya sampai bertemu dengan Rio yang periang.

Film "My Rainy Days"--atau dalam bahasa aslinya, "Tenshi No Koi" ini alurnya rumit sekali. Awal-awal, kita akan sulit menerka ini film apa. Ceritanya begitu random, sebab banyak konflik di dalamnya. Soal bullying-lah, soal prostitusi dini-lah, atau soal kisah lesbian. Eits, tapi tak ada lesbian scene, lho, sama sekali. Maksudnya itu, ada teman perempuan Rio yang salah memahami kebaikannya. Sampai-sampai jadi memendam rasa cinta. Jika melihat keadaan Naoko, temannya itu, sepertinya maklum. Ia memiliki masalah pribadi dan Rio berteman di kala yang salah. Suasana hati Naoko mendorong timbulnya perasaan cinta itu. Naoko ini sempat cemburu, saat Rio bilang soal perasaan sukanya pada Kouki.

Soal sinematografi, dibahas cukup apik oleh sang sutradara, Yuri Kanchiku. Benar-benar digarap dengan baik, untuk mengaduk-aduk emosi tiap yang menonton. Kalau soal akting, tak terlihat kekakuan. Hingga akhirnya, begitu terlihat nyata sekali. Salut untuk para pemerannya seperti Nozomi Sasaki, Hikaru Yamamoto, Shosuke Tanihara, ataupun Saki Kagami. Alurnya, karena rumitnya itu, jadi terasa itu benar-benar film yang terinspirasi dari kisah nyata. Begitu kompleks ceritanya. Disarankan untuk tidak menonton film ini langsung di tengah cerita. Berani jamin, kalian tak akan pernah mengerti apa maksud film ini.

Terakhir, film ini mengupas cukup tajamnya segala problematika di Jepang sana, tapi tanpa maksud menggurui ataupun menghakimi. Satu moral dari film ini: setiap orang pasti memiliki 'seseorang'; dan seseorang itu akan memberikan terang kembali pada jalan hidup yang (sempat) suram.

Oh iya, kenapa judul Inggrisnya itu mesti My Rainy Days yah? Padahal Tenshi No Koi itu arti dalam Indonesianya, Cinta Malaikat. Dan memang itu lebih sesuai dengan alurnya yang mengedepankan kisah Rio yang bagaikan malaikat untuk Kouki yang sudah putus asa dengan hidupnya. Tapi sudahlah, ceritanya memang bagus dan layak mendapatkan nilai 8,5 dari 10.



RATE 85, 5 / 100



Genre: Romance
Produser: An Umemura
Sutradara: Yuri Kanchiku
Pemain: Nozomi Sasaki, Hikaru Yamamoto, Shosuke Tanihara, ataupun Saki Kagami
Bahasa: Jepang
Durasi: 119 menit
Tanggal Rilis: 7 November 2009



No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan! Komentar-komentar yang bermuatan negatif akan dihapus.