"Little Big Master" yang Rada Mirip "Laskar Pelangi"


Ah andai kata tidak ada tulisan 'based on true' - nya, mungkin saja Nuel sudah berpikir ide cerita film ini berasal  dari "Laskar Pelangi", film yang sempat booming di tahun 2008 di Indonesia. Kalau iya, kasusnya bisa seperti "Girls, Girls, Girls", film Korea yang 75 %  mirip dengan satu film Indonesia yang dibintangi Nirina Zubir.

Siapa sangka juga apa yang dialami Andrea Hirata dalam "Laskar Pelangi" terjadi pula di tanah Hongkong. Film ini diangkat dari pengalaman hidup seorang guru sekaligus kepala sekolah sekolah bernama Lilian Lui. Awalnya Lilian Lui seorang guru dengan bayaran cukup tin ggi. Lalu Lilian berhenti dan memutuskan menikah serta keliling dunia bersama suaminya, Alvin Tse. Namun rencana itu batal saat dia melihat berita televisi soal TK Yuen Tin yang berlokasi di Yuen Long, yang hanya memiliki lima siswi saja. Kondisi keuangan TK itu pun sangat memprihatinkan. TK itu hanya sanggup membayar sekitar HK$4,500 untuk seorang kepala sekolah dan staffnya. Karena passion mengajarnya serta dorongan hati nurani, Lilian memutuskan mengambil tawaran tersebut. Namun ternyata tak mudah. Lilian mendapatkan penolakan. Bahkan saat ia tiba, TK itu nyaris ditutup kalau kelima siswa itu tak kunjung muncul. Mirip-mirip sama "Laskar Pelangi", deh.  

Untungnya batal. Kelima siswi itu muncul. Dan, kelimanya itu memiliki latar belakang keluarga yang... ya ampun bikin elus-elus dada. Ayah Ka Ka yang kakinya diamputasi saat masih bekerja di perusahaan properti. Orang tua Mei-chu yang tewas dalam kecelakaan lalu lintas, sehingga harus tinggal di rumah bibinya yang buta huruf. Ada  pula ibu Siu-suet yang tak diterima di salah satu perumahan sehingga tinggal bersama abang ayahnya yang menjual alat-alat metal. Yang terakhir dua kembar anak Pakistan, Kitty dan Jennie yang sejak tarif bus sekolah naik, tak diijinkan pergi ke sekolah lagi. 

Demi keberlangsungan siswi-siswinya di TK itu, Lilian membantu sebaik mungkin persoalan yang dihadapi mereka dan keluarganya. Ambil contoh mengantar-jemput Kitty dan Jennie. Juga menolong ayah Ka Ka yang terus diteror orang yang berniat mengambil rumahnya. Yang lebih mengharu-biru lagi, karena ternyata Lilian itu mengidap kanker otak. Saking sibuknya mengurus TK itu, kesehatan jadi terabaikan. Obatnya tak diminum. Suaminya marah-marah karena begitu sayangnya dengan kondisi Lilian. Sang suami belum rela kehilangan Lilian begitu cepat. Terlihat Alvin yang sangat sedih saat Lilian jatuh ambruk saat mengajar. Namun dari situlah Alvin tahu bahwa apa yang dilakukan Lilian yang bertujuan mulia dan harus dilakukan sekali. 

Secara sinematografi, khususnya soal angle"Little Big Master" tak jauh berbeda dengan film-film bergenre drama atau family lainnya. Akting para pemain juga tak terlalu buruk. Benar-benar menghidupkan peran tiap tokoh, sehingga membuat film jadi benar-benar hidup, yang sangat sesuai bahwa film ini diangkat dari kisah nyata.  Soal pace, maaf saja, "Little Big Master" agak terasa lambat dan membosankan di beberapa titik. Bagian termenarik dari film ini adalah saat kita dipertunjukkan kehidupan TK Yuen Tin yang walau menyedihkan sekali, baik itu Lilian, para siswi, maupun orang tua dan wali tak pernah mengeluh dan selalu terlihat tersenyum lebar.

Nuel sangat tersentil di bagian Ka ka dinyatakan lulus dari TK Yuen Tin. Bayangkan saja, bagaimana bisa sebuah kelulusan seorang siswi bisa memiliki arti yang besar sekali. Karena ternyata kelulusan Ka Ka sangat berhubungan dengan nasib Yuen Tin ke depannya.

Ah film ini sangat dicocok ditonton di awal tahun 2016 ini. Film yang sangat menginspirasi dan membakar semangat.



RATE: 95 / 100




Genre: Family
Produksi: Universe Entertainment, Sil-Metropole Organisation, Sun Entertainment Culture, One Cool Film Production, Beijing Monster Pictures, Yunnan Parashorea Cathayensis Culture Communication, Yiming Culture Communication, Foshan Joint Media Group, Sirius Pictures International 
Distributor: Universal Film Distributor
Produser: Benny Chang, Stanley Tong, Alvin Lam
Sutradara: Adrian Kwan
Pemain: Miriam Yeung, Louis Koo, Richard Ng,...
Bahasa: Mandarin
Durasi: 112 menit
Tanggal Rilis: 19 Maret 2015 (di Malaysia)

No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan! Komentar-komentar yang bermuatan negatif akan dihapus.