"Yakuza Apocalypse" yang Brutal dan Kacau








Ternyata si kodok bukan Yayan. Jadi, siapakah si kodok ini?
Masih tanda tanya sampai sekarang, hahaha. 
Seharusnya kita bangga. Sebab lagi-lagi ada orang Indonesia dalam film yang diproduksi oleh rumah produksi  negara lain. Seperti Joe Taslim di film franchise "Fast Furious". Atau Cinta Laura di "The Philosopher". Begitu pun saat Yayan Ruhiyan di "Yakuza Apocalypse". Harusnya seperti itu. 

Namun nyatanya, aduh penulis sungguh merasa kasihan. Yah kasihan dengan si Mad Dog yang menggila lewat film "The Raid" itu. Film yang dibintangi oleh Mas Yayan ini sungguh rada mengecewakan. Kurang mengeksplorasi kemampuan akting si Mad Dog. 

Omong-omong, film yang penulis maksud itu ialah "Yakuza Apocalypse". Film ini bercerita tentang dunia yakuza yang memang sudah terkenal akan keganasannya. Namun bukan sekadar yakuza juga yang coba ditonjolkan. Sepertinya sang sutradaranya berusaha untuk lebih kreatif dengan mencampur unsur vampire. Alhasil terciptalah yakuza vampire--yang menyebabkan film ini dari awal hingga credit title jadi serba sadis. Untuk mereka yang masih di bawah 17 tahun atau belum dewasa secara mental, diharapkan jangan menonton film ini. Warning pula untuk mereka yang phobia darah. 

Diceritakan bahwa di Tokyo itu tengah terjadi perang yakuza. Dan di salah satu geng yakuza, terjadi
perebutan kekuasaan juga. Malah geng yakuza yang penulis maksud juga cukup disegani. Gosipnya, bosnya itu--yang disebut sebagai otou-san (baca: ayah)--merupakan yakuza vampire. Namanya Kamiura. Dan Kamiura ini rupanya punya calon kuat kandidat penerus dirinya, yaitu Kageyama. Oleh Kamiura, Kageyama ini dididik agar kelak bisa menggantikan dirinya. Mentalnya terus diasah. Apalagi Kageyama--yang dibenci oleh rekan-rekannya--tak sekuat anggota-anggota yakuza lainnya. Tapi Kageyama ini memiliki kemauan untuk maju dan berani mengambil tantangan. Nyalinya cukup besar. Hal itulah yang disukai oleh Kamiura. Terbukti saat dites apakah Kageyama berani minum darah atau tidak, pria itu langsung minum dua gelas besar.

Di tengah-tengah konflik dalam geng yakuza tersebut, musuhnya Kamiura datang. Mereka memaksa Kamiura agar kembali ke geng kriminal yang berisi orang-orang aneh nan menyeramkan. Kamiura menolak. Buntutnya bos yakuza itu disiksa sedemikian rupa hingga mati. Namun mereka salah. Kamiura masih hidup. Setidaknya mewariskan keahlian yakuza vampire-nya ke Kageyama dengan cara menggigit leher Kageyama yang juga sama-sama sekarat akibat membela bosnya. Lewat gigitan bosnya itu, Kageyama merasa ada kekuatan baru yang datang padanya. Ia merasa jadi lebih kuat dari sebelumnya. Namun muncul pula dahaga untuk minum darah manusia. Gara-gara tak bisa mengontrol kekuatan vampire-nya, sebagian besar penduduk kota menjelma jadi vampire. Teman-temannya di geng yakuza itu jadi ketakutan setengah mati. Ya iyalah, lawannya kan yakuza vampire, bukan yakuza biasa yang punya hobi potong tangan. Jauh lebih sadis yakuza vampire.

Oleh geng kriminal yang telah membunuh Kamiura itu, rahasia yakuza vampire itu mulai terkuak. Kageyama jadi diuber-uber oleh geng kriminal yang dipimpin oleh Kaeru-kun, si manusia kappa. Nah, jika kalian menunggu aksi-aksi action-nya, mulai dari sinilah keseruannya.

Sebetulnya agak bingung juga untuk menceritakan kembali story line-nya. Ceritanya benar-benar kacau. Bikin bingung. Apalagi latar waktunya. Ini sebetulnya mengambil latar di masa lampau, masa kini, atau masa depan sih? Tak ada clue sama sekali. Soal asal-usul Kamiura yang seorang yakuza vampire pun kurang bisa dijelaskan. Belum lagi soal geng kriminal yang isinya makhluk-makhluk aneh tersebut. Lalu tiba-tiba muncul manusia berpakaian kodok yang entah itu kawan maupun lawan. Sempat mengiranya itu si Yayan, tahunya bukan.

Oh, kalau ada yang bertanya Yayan di sini berperan sebagai apa, yah memang benar yang dikatakan banyak media. Yayan Ruhiyan berperan sebagai seorang anime otaku. Namun untuk dibilang sebagai anime otaku, tidak juga. Sebab di sini Yayan ini sebetulnya anggota dari geng kriminal yang berisi makhluk-makhluk aneh yang dikomandani oleh Kaeru-kun. Tidak tahu juga kenapa tokoh yang diperankan Yayan itu bisa diterima sebagai anggota. Bahkan untuk dikatakan sebagai anime otaku pun terasa kurang menggigit. Yayan lebih mirip anggota yakuza yang tengah menyamar sebagai anime otaku.

Secara cerita, "Yakuza Apocalypse" ini kurang kuat. Namun buat pecinta film-film gore, film ini layak ditonton. Cukup banyak adegan sadisnya. Untuk penggila film-film action pun sama, adegan berkelahinya mantap. Pas adu pukul, itu mengingatkan penulis pada film "The Raid". Suara bak-buk-bak-buk-nya itu terasa hingga telinga. Apalagi aksi main pedang, pistol, atau berbagai senjata juga jarang dipertontonkan. Yang ada kita puas melihat perkelahian tanpa senjata. Buat yang kangen dengan kemunculan Yayan Ruhiyan di film layar lebar, film ini harus bisa memuaskan rasa rindu kalian. Aksi-aksi korea Yayan di film ini luar biasa deh!

Selain dari segi cerita yang lumayan kacau, jika kita penggemar film-film gore dari tanah Sakura, kita masih merasa kurang puas. Kurang menggigit. Jarang juga dipertunjukkan aksi potong tubuh yang khas film gore Jepang. Malah film ini jika menonton dari awal hingga akhir, seperti film parodi. What the hell is the movie! Gore-nya ada, action-nya ada, komedinya ada pula, pun ada sedikit unsur JAV, plus scene-scene ala anime atau live action ada pula. Campur aduk sekali film ini. Kapan lagi coba menonton film dengan berbagai ramuan seperti yang sudah disebutkan tadi?!

Dan, mungkin penyelamat dari film ini hanya di adegan action, kebaruan ceritanya, dan beberapa scene ala film-film gore Jepang.



RATE: 65 / 100



Genre: Action, Slasher
Produksi: Django Film, Gambit, Happinet Corporation, Nikkatsu, OLM, Inc.
Distributor:  Nikkatsu
Produser: Yoshinori Chiba, Shin'ichirĂ´ Masuda, Shinjiro Nishimura, Misako Saka
Sutradara: Takashi Miike
Pemain: Hayato Ichihara, Yayan Ruhian, Riko Narumi,...
Bahasa: Jepang
Durasi: 115 menit
Tanggal Rilis: 20 Juni 2015

No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan! Komentar-komentar yang bermuatan negatif akan dihapus.