"My Pretend Girlfriend": Jangan Pernah Bermain-Main dengan Cinta



Seperti yang sudah pernah dikatakan di artikel sebelumnya: LOVE FORECAST, tergolong jarang ada film-film Asia yang mendapatkan rating bagus. Entah itu di IMDb maupun Rotten Tomatoes. Kebanyakan film Asia hanya bisa berjaya di situs-situs yang khusus membahas soal film-film Asia. Setidaknya itulah hasil pengamatan penulis yang kalau sudah menonton itu bisa habis tiga-empat film sekaligus dalam sehari.

Namun kata-kata di atas, paragraf sebelumnya, jangan terlalu dianggap serius. Itu masih asumsi dasar saja. Apalagi baru-baru ini penulis menemukan satu film Jepang yang ratingnya terbilang bagus. Nilainya tujuh, guys, tujuh (Enggak nyantei nulisnya!). Eh tapi enggak hanya film itu saja sih. Masih banyak film Asia yang dapat nilai di atas tujuh. Banyak malah.

Tapi, okelah, enggak usah terlalu dibahas. Penulisnya lagi dalam mood yang tidak bagus untuk merinci film-film Asia apa saja yang mendapatkan penilaian bagus di kedua situs yang jadi panduan orang menonton itu. Penulis lebih tertarik untuk membahas soal film tersebut. Yah, film itu. Film yang dapat nilai tujuh itu. Itu ialah...

Ceweknya cakep yah? Namanya Akari Hayami, kelahiran 17 Maret 1995, mantan member Momoiro Clover Z. Oh jangan salah sangka yah. Sumpah, penulisnya itu bukan fan Momoclo dah. Itu hasil googling semata.

Oke itu cuma intermeso. Balik ke soal filmnya.

Film di mana eks-Momoclo itu bermain itu berjudul "My Pretend Girlfriend". Dari judulnya, sudah tahu kan? Yup, itu film romance. Film cinta-cintaan. Tak ayal, jika kalian sudah menontonnya, maaf nih, filmnya rada membosankan. Kebanyakan film romance seperti itu; mau di belahan bumi mana pun, selalu sama. Alurnya agak membosankan dan minim adegan atau dialog yang sekiranya bisa menjadi semacam obat antikebosanan. Yah itu seperti dialog-dialog yang bisa bikin ngakak.

"My Pretend Girlfriend" ini dibuka di era sekarang. Lalu berlanjut berjalan mundur. Alias flash back. Diceritakan seorang penulis bernama Noboru Aihara bertemu dengan kakak kelasnya, Tetsuko Kanbayashi. Mereka lalu ngobrol ngalor ngidul di sebuah kafe. Sementara Noboru itu datang sendirian, Tetsuko datang bersama putri semata wayangnya (Kalau pakai bahasa Mas Candra, anaknya itu ucul-ucul).

Lalu, dari obrolan ngalor ngidul itu, ingatan Noboru terbawa ke jaman ia masih seorang murid SMA. Ia mendadak teringat juga dengan seorang perempuan yang ternyata setelah mengalami banyak peristiwa, dirinya sadar bahwa perempuan itu memang cinta pertamanya. Awalnya waktu menjalin hubungan yang rada aneh dengan si perempuan, ia tak memiliki perasaan apapun. Namun setelah menjalani beberapa peristiwa, rasa suka itu bisa timbul.

Hubungan asmara antara Noboru dengan si perempuan yang bernama Hikaru Momose itu diawali dengan ketidaksengajaan. Awalnya Hikaru itu terpaksa berpacaran dengan Noboru. Hikaru lebih mencintai lelaki lain (Yang begini penulis tahu banget rasanya. Sakitnya di pantat!!!). Hikaru mencintai kakak kelasnya, Shun Miyazaki. Sementara Shun ini sebetulnya dilihat dari gerak-geriknya itu menyukai Hikaru juga. Hanya saja, Shun lebih memilih Tetsuko dengan alasan khusus. Shun ingin menjadikan Tetsuko ini sebagai alat untuk mencapai mimpinya, yaitu mengembangkan usaha tailor milik ayahnya yang terbengkalai selama sekian tahun. Sadis? Banget!

Mungkin bagi perempuan yang menonton ini, bawaannya itu pengin bakar hidup-hidup cowok model Shun tersebut. Tapi sabar. Untungnya sutradaranya (Atau novelisnya, Eiichi Nakata; berhubung diangkat dari novel yang berjudul "Momose, Kocchi wo Muite") itu sudah punya rencana balas dendam tersendiri. Ternyata Tetsuko ini juga sudah tahu niat busuk dari Shun. Namun perempuan berambut panjang itu memilih diam dan melanjutkan hidup dengan mengasuh si ucul-ucul.

Kembali ke soal hubungan Noboru dan Hikaru, hubungan mereka itu sebetulnya terpaksa. Bahkan Shun juga terlibat dalam upaya penyatuan cinta dua pasang muda-mudi tersebut. Yang herannya, kenapa Hikaru mau? Kenapa Hikaru mau dijodohkan dengan Noboru, jelas-jelas tidak ada perasaan apapun? Saking terpaksa itu juga, Hikaru harus menelan pil pahit. Di kemudian hari, Hikaru mendapatkan sebuah surat penolakan dari Shun yang memintanya untuk berharap lebih pada si lelaki berengsek tersebut. Di saat seperti itulah, untung ada Noboru. Sayang Hikaru terlalu sakit hatinya untuk bisa melihat ada seorang lelaki yang ingin berusaha menggantikan posisi Shun.

Ceritanya lumayan. Lumayan segar ide, premis, maupun story line-nya. Belum lagi film ini rada berbeda. Mungkin yang bisa menyamai itu hanya film Korea berjudul "A Werewolf Boy". Sebabnya, serius nih, film ini nyaris tak ada adegan cium-ciuman atau pelukan-pelukannya. Adegan mesranya itu paling hanya pegangan tangan sama bagian di mana Hikaru mengajak Noboru ke atap sekolah, lalu memangkas rambut Noboru yang sudah panjang (Kesannya gimana gitu). Tapi, dari kacamata si penulis, film ini cukup so sweet. Lagipula untuk menciptakan scene-scene romantis, kan juga tak perlu ada kissing atau hugging, bukan? "A Werewolf Boy" juga sudah membuktikannya.

Oke deh, kalau penasaran (dan suka), silakan ditonton. Ada tuh di situs www.gooddrama.net.

Omong-omong, sepertinya penulis mulai bisa menemukan moral film ini. Yah sama dengan judulnya: jangan pernah bermain-main dengan cinta. Seperti Noboru yang awalnya tak suka dan terpaksa jadian dengan Hikaru, eh lama kelamaan jadi suka. Atau seperti Hikaru yang akhirnya jadi patah hati karena mau saja disuruh berpacaran dengan Noboru--oleh Shun. Atau seperti Tetsuko yang akhirnya malah sedikit menyesali karena mau saja memilih Shun sebagai pasangan hidupnya. Pun dengan Shun yang jadi ada perasaan bersalah saat Noboru memperingatinya. Mungkin mereka sudah menerima hukumannya masing-masing akibat telah bermain-main dengan cinta.


RATE: 85 / 100



Genre: Romance
Produksi:  
Distributor: Suurkiitos
Sutradara: Yakumo Saiji
Pemain: Osamu Mukai, Akari Hayami, Tarou Takeuchi, Anna Ishibashi,...
Bahasa: Jepang
Subtitle: Indonesia
Durasi: 109 menit
Tanggal Rilis: 10 Mei 2014

5 comments:

  1. Awalnya cukup membosankan film ini min, tapi alurnya makin lama semakin menarik. Tapi sayangnya saya gak bisa nangkep endingnya, rasanya kok cuman nggantung gitu ya?

    ReplyDelete
  2. Awalnya cukup membosankan film ini min, tapi alurnya makin lama semakin menarik. Tapi sayangnya saya gak bisa nangkep endingnya, rasanya kok cuman nggantung gitu ya?

    ReplyDelete
  3. Sosok Hikaru yg bodoh, Tetsuka yg lugu. Kedua gadis dibuai oleh tampang & kepopuleran cowok brengsek. Masa-masa remaja yg naas.

    Hikaru sebagai kakak paling tua, dimana ayahnya seorang pengangguran. Berharap cepet nikah sama suami pekerja keras seperti Shun. Maka relalah dia dijadiin cewek cadangan, siapa tau Shun bakal putus sama Tetsuya.

    Tp dasar anak sekolah, kek ga ada cowo lain aje!

    ReplyDelete
  4. minta link donwloadnya donk min

    ReplyDelete
    Replies
    1. http://kissasian.com/Drama/My-Pretend-Girlfriend

      Delete

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan! Komentar-komentar yang bermuatan negatif akan dihapus.