Horror yang berbeda di "Cabin in the Woods"







Sutradara: Drew Goddard
Pemain: Kristen Connolly, Chris Hemsworth, Anna Hutchinson, ... 
Genre: Horror/Slasher/Thriller

Biasanya film horor itu selalu memasukan unsur religius di dalamnya. Selalu ada unsur suatu kepercayaan atau agama dalam sebuah film horror. Contohnya itu, "Sixth Sense", "Insidious", "After Life", "Shelter", atau kalau lokal itu seperti film-filmnya sang maestro horror, Suzanna. Amat jarang sekali ada film horor yang melibatkan sains di dalamnya. Sehingga bisa dibilang, alurnya film horor itu agak sedikit tak logis untuk yang menontonnya. Logika seringkali dipermainkan oleh film-film horor.

Namun tidak untuk "Cabin in the Woods". Film besutannya Joss Whedon sebagai produsernya dan Drew Goddard sebagai sutradaranya ini benar-benar berbeda dari film horror lainnya yang telah beredar. Film horror ini melibatkan unsur sains di dalamnya. Bahkan ada sedikit nuansa konspirasi khas film-film misteri seperti Sherlock Holmes. Tak lupa pula ada unsur komedinya, karena ada beberapa adegan dan dialog konyol di dalamnya. Walaupun demikian, aura horornya tetap terjaga dengan baiknya. Efek suaranya berhasil dimainkan secara apik, sehingga bisa bikin bulu kuduk yang menontonnya merinding dan juga terpacu adrenalinnya. Pemilihan efek suaranya benar-benar pas sesuai porsinya.

Kelemahannya film ini hanya satu. Alur ceritanya agak klise dan mudah ditebak, khususnya itu pada saat bakal ending-nya, yang orang awam pun bisa langsung menebak bakal seperti itu. Namun para sineasnya  menutupinya dengan cara membuat ending-nya menggantung, sesuatu yang memang ciri khas film horror. Tapi tetap saja sebagai film horror, "Cabin in the Woods" kurang tereksplorasi dengan baik. Durasi waktunya yang cukup sebentar (Hanya kurang lebih 60 menit) itu kurang memuaskan dahaga para pecinta film horor. Tak terlalu bisa membuat adrenalin naik-turun.

Oh, lupa diceritakan bahwa "Cabin in the Woods" ini sendiri tentang lima orang pemuda-pemudi (Dana, Curt, Marty, Holden, dan Jules) yang tengah berlibur dan tak sengaja menginap di sebuah rumah tua yang berada di sebuah hutan. Mereka semua tak menyangka kalau mereka selama ini sedang dalam misi busuk sebuah organisasi yang mengatur agar kisah-kisah misteri tetap terjaga kengeriannya di dunia, selain untuk mengumpulkan darah dari lima karakter manusia. Itu dilakukan demi menjaga agar dewa-dewa yang berada di bawah tanah tidak keluar.

Kelima orang ini nantinya akan diadu dengan sekelompok makhluk halus yang telah organisasi itu simpan. Mereka diadu sampai ada darah untuk dikorbankan ke dewa-dewa tersebut. Selain mendapatkan darah bagi dewa-dewa yang tak jelas keberadaannya itu, rupanya mereka selama ini juga direkam. Dari sini, mulai merasa film ini sedikit mirip dengan "Hunger Games", dimana sekelompok anak diadu dalam sebuah arena dan dipertontonkan ke khalayak ramai. Dan inilah juga, kenapa film ini tampak terasa terasa ada unsur misteri juga layaknya yang ada di film seperti "Sherlock Holmes".

Selain itu, "Cabin in the Woods" juga termasuk film yang unik. Karena film ini bisa juga dibilang sebagai film thriller ataupun slasher. Unsur horror, thriller, dan juga slasher ada di film ini. Jadi, siap-siap saja melihat adegan potong tangan, penampakan monster/zombie, ataupun penampakan hantu di film tersebut. Tak hanya bulu kuduk merinding, tapi juga siap-siap ketakutan sampai mau muntah saat menontonnya.

Sebagai penutup, ada informasi lain yang menyebutkan bahwa film yang baru tayang di Indonesia pada medio September 2012 ini sebuah sindiran untuk mayoritas film-film bergenre sejenisnya. Segala teknik menakut-nakuti ada di film ini. Bahkan, sang sutradara juga menggunakan cara-cara menakuti penonton ala negara pesaing Hollywood. Tahu, dong, siapa? Yah Jepang. Ho-ho-ho!



RATE 7,5 / 10

No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan! Komentar-komentar yang bermuatan negatif akan dihapus.