10 Alasan Kamu Harus Tonton Film Ini



Sekelompok pemuda-pemudi tengah berusaha mengatasi persoalan gaib yang mereka alami.



1. Film horor yang nggak kayak film horor Indonesia akhir-akhir ini. Beneran nakutin deh. Mas Jose Purnomo emang beneran maestro film-film horor!

2. Selain horor, film ini juga tergolong adventure. Ada beberapa adegan yang memang khas film-film adventure

3. Film ini juga ada bumbu romance-nya. Kita bakal disuguhi oleh kisah cinta segi yang sungguh complicated. Walaupun demikian, tetap bumbu romance-nya kurang kuat dan cenderung dipaksakan. Wajar kali yah, "Danau Hitam" ini kan memang sudah didaulat sebagai film horor.

3. Banyak adegan kerennya, lho. Salah satunya, saat Boy dan lainnya berusaha kabur dari kejaran setan, lalu mereka terjun begitu saja dari ketinggian beberapa kaki menuju sungai. 

4. Effect-effect nya keren-keren banget. Tergolong jarang memang ada film Indonesia yang bermain di efek-efek khusus. 

5. Buat para biker, terlebih yang suka off-road di alam terbuka,  "Danau Hitam" ini layak tonton sekali. di scene-scene pembukanya, kita bakal melihat kelincahan Boy, dkk bersepeda di hutan, sabana, dan dataran tinggi. 

6. Menilik pada poin nomor dua, tergolong jarang pula ada film horor Indonesia yang mengambil seting di kawasan pedalaman nan terpencil yang ada di Indonesia. Kalau saya tak salah ingat, film ini mengambil latar di sekitar gunung Merapi. 

7. Untuk penggemarnya sang mantan pebasket, Denny Sumargo, tentu saja film ini amat sayang dilewatkan. 

8. Dengan mengacu pada poin nomor lima, selain untuk para biker, para pecinta alam pun tak boleh melewatkan film yang berdurasi selama satu setengah jam ini. Alasannya? Baca poin selanjutnya, yah!

9. Selain diuji seberapa kuat adrenalinmu dalam menyaksikan kengerian film  "Danau Hitam" ini, kamu juga akan terpukau melihat keindahan alam Indonesia yang naudzubillah cantiknya. Angle-nya mantap. Puas, deh, menyaksikan keindahan alam di sekitar gunung Merapi.

10. Bocoran dari Mas Jose Purnomo, sang sutradaranya,  "Danau Hitam" ini ternyata tak memiliki skenario. Naskah baru dibagikan ke para pemain saat berada di lokasi syuting. Atau lebih tepatnya, Jose Purnomo sendiri yang mengarahkan apa saja yang harus dilakukan oleh para pemainnya. Selain itu, para pemainnya diberikan kebebasan untuk memilih nama tokoh beserta karakternya di film yang keluar pada Desember 2014 ini. 

No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan! Komentar-komentar yang bermuatan negatif akan dihapus.