"Sweden Laundry": Drama Korea yang Agak Mirip Sinetron "Tuyul dan Mbak Yul"




Kim Bom bertemu Oma-nya di alam mimpi. 
Sebetulnya "Sweden Laundry" ini memiliki cerita yang bagus. Kurang lebih delapan episode awal dari drama yang disutradarai oleh Jung Hwan-suk, Kim Seung-il, dan Noh Ji-hye ini memiliki alur yang lumayan enak untuk disimak. Namun selanjutnya, terutama saat mendekati ending, blaaar! Kacau pisan, euy! Tak berpola. Serasa dikebut. Hingga penulis pun mulai bingung apa sebetulnya premis utama dari "Sweden Laundry" ini.

"Sweden Laundry" ini bercerita mengenai seorang perempuan muda bernama Kim Bom yang tinggal di sebuah keluarga yang mana ayahnya sudah lama meninggal. Dalam keseharian, Kim Bom merasa seperti diperbudak. Ia harus begini-harus begitu. Serasa miskin kasih sayang dari ibu, abang, dan adiknya. Semuanya selalu berusaha untuk menindasnya. Hanya almarhumah neneknya yang amat sangat menyayanginya.

Saking tertekannya oleh keluarga sendiri, saat ingin merintis usaha laundry sebagai jalan menuju negeri impiannya--yaitu Swedia, Kim Bom sempat mengalami tentangan dari keluarganya sendiri. Ibunya kurang setuju dan mengatakan bahwa memiliki usaha laundry itu sebagai usaha yang memalukan. Abangnya--yang rutin ikut ujian jadi hakim--juga sempat menakut-nakuti  dengan bilang bahwa berwirausaha itu banyak rintangannya. Belum lagi sang adik yang gencar ikut casting dan syuting untuk peran-peran kecil. Hanya temannya, Bae Young-Mi yang mendukung. Teman perempuannya yang kaya namun urakan gayanya itu yang menjadi suporter dalam hal pendanaan (Sekadar informasi--untuk makin kuat daya tariknya, Young-Mi ini bekerja sebagai debt-collector di sebuah bank).

Dasar Kim Bom yang berkemauan keras! Masa bodoh dirinya dengan segala tentangan tersebut. Ia tetap dengan misi awalnya: bangun usaha laundry. Lagipula, toh usaha laundry ini kelak malah membantu perekonomian keluarganya yang pasang-surut.Dan berkat usaha laundry inilah (yang jadi dasar dari segala pengalaman gaib yang ia alami), ia mendapatkan suatu kemampuan supranatural. Dengan memegang pakaian kotor pelanggannya saja, Kim Bom bisa mengetahu beberapa pengalaman dari sang pemilik pakaian kotor.

Kasus awal bermula saat Kim Bom menolong seorang calon desainer berbakat bernama Yong Soo-chul. Di kemudian hari, setelah menyelamatkan karir Soo-chul di dunia desain, lelaki itu akan terus datang untuk sekadar bantu-bantu di "Sweden Laundry". Soo-chul juga nanti diam-diam ternyata memiliki perasaan khusus ke Kim Bom.  Sayang hanya cinta bertepuk sebelah tangan.

Kasus awal selesai. Dan  selanjutnya, Kim Bom terus menerus harus menyelesaikan kasus demi kasus yang ia dapatkan setelah memegang pakaian kotor pelanggannya. Kebanyakan kasus itu selesai dalam waktu satu episode saja. Yang menurut hemat penulis, hal itu terasa kurang begitu bisa dinikmati. Meskipun dalam tiap episode itu selalu saja ada yang bisa penulis dapatkan sebagai suatu pelajaran moral.

Ah moral yah? Sepertinya memang "Sweden Laundry" ini bergenre family walau unsur romance-nya begitu menguat. Kenapa drama yang tayang perdana pada 21 November 2014 ini selayaknya bergenre family? Yah karena drama ini sangat cocok dinikmati bersama keluarga tercinta. Apalagi fokus cerita selalu mengarah pada Kim Bom dan keluarganya yang nyentrik.

Oh, tiba-tiba penulis teringat sesuatu. Drama "Sweden Laundry" ini sungguh mirip dengan sinetron "Tuyul dan Mbak Yul" atau "Jin dan Jun" yang dulu pernah tayang di Indonesia pada pertengahan era 1990-an. Bukan, bukan dalam hal kemiripan story line-nya. Kemiripannya itu dalam hal penyampaian cerita; apalagi sama-sama berbau fantasi atau supranatural. Mungkin drama-drama televisi semodel "Sweden Laundry", "Tuyul dan Mbak Yul, dan "Jin dan Jun" itu hanya merupakan sebuah hiburan untuk melepas penat semata--yang sembari ada pesan-pesan moral atau edukasinya. Yah semacam drama televisi yang cocok ditonton bersama keluarga di saat prime time. Tak ayal, "Sweden Laundry" ini bagaikan tak berpola dan memiliki ending yang jelas. Namun yang jelas, ceritanya tak jauh-jauh dari kehidupan Kim Bom, keluarga Kim Bom, dan usaha laundry Kim Bom (yang anehnya sering diperlihatkan sepi pengunjung dan tak ada tanda-tanda bakal ditutup).

Nah, jika kalian tengah mencari-cari drama Korea yang di luar mainstream (seperti yang bukan romance yang menye-menye), terlebih yang bisa bikin nyengir lebar, "Sweden Laundry" ini sangat cocok ditonton. Lucu, menghibur, dan sering disusupi pesan-pesan moral. Drama ini sangat cocok sebagai hiburan di tengah-tengah keluarga kalian (Ya itu kalau keluarganya juga sama-sama suka drama Korea!).




RATE: 80 / 100


Genre: Komedi, Fantasi, Family, Romance
Produksi: KOEN
Distributor: stasiun televisi MBC Every 1  dan MBC dramanet
Sutradara: Jung Hwan-suk, Kim Seung-il, dan Noh Ji-hye
Pemain: Song Ha-yoon, Changjo, Kim Ian,...
Bahasa: Korea
Subtitle: Inggris
Jumlah Episode: 16
Durasi per Episode: 60 menit
Tanggal Rilis: 21 November 2014 - 6 Maret 2015

No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan! Komentar-komentar yang bermuatan negatif akan dihapus.